Anak gaul jaman sekarang sepertinya sudah berpengalaman dengan dunia PHP, mungkin sebagian ada yang menjadi pelaksana dan sebagian lagi menjadi korbannya. Buat yang belom tau, PHP di sini bukan berarti Page Hypertext Preprocessing yaaa. Yang saya maksud di sini adalah PEMBERI HARAPAN PALSU!!*caps lock on*. Pasti banyak sudah pernah bertemu dengan para pelaku PHP kan??? Nah buat yang belum pernah sebaiknya waspada, WASPADA!!!
Ini cerita tentang Eiza yang pernah bertemu dengan salah satu spesies mereka hingga akhirnya dia menyebut dirinya sebagai korban PHP dan parahnya lagi hanya
dijadikan kandidat nomer dua, NOMER DUA *caps lock on again* (sedih banget kan).
Sebagian orang
bilang kalau yang menjadi korban PHP adalah orang yang mudah Ge-eR tapi
silahkan anda menilai sendiri apa yang eiza alami ini disebut Ge-eR atau bukan.
Pada suatu
ketika, eiza pernah “kenal” dengan seseorang, sebut saja mr.X yang sebenarnya
sudah lama eiza tahu tapi tidak dekat. Lalu entah karena apa tiba tiba mr.X itu
menghubungi eiza hingga akhirnya mereka menjadi sering bertukar pesan. Sekali dua
kali eiza merasa itu hanya biasa, basa basi anak muda untuk mendekatkan
pertemanan saja tetapi lama kelamaan kok berbeda,, mulai dari mr.X yang menjadi
perhatian (menurut eiza begitu), pesan pun menjadi semakin intens., hingga
akhirnya mr.X memberikan “nama” buat eiza lalu eiza mengikuti dia memberikan
“nama” juga hingga lama kelamaan menjadi terbiasa dengan “nama” itu. Lama
kelamaan mr.X juga mulai menyinggung nyinggung sedikit tentang masa
depan., Emmmm,, conversation
about that topic really really makes eiza fluttered,, eiza Ge-eR, hingga
merasa kalau mr.X ini ada rasa sama eiza,, tapi siapa juga yang gak Ge-Er kalau
diajak bicara begituan, pembicaraan yang ditambah embel embel tentang “masa
depan” pada posisi di mana mereka sudah bukan ABG galau lagi.
Sebenarnya
sejak awal eiza merasa memang ada yang sedikit aneh dengan mr.X ini,, tapi
karena posisinya saat itu eiza “terkintil kintil” eiza abaikan allert dari hati eiza .
Keanehan
pertama, ....................................................................................
(bersambung di #chapter2)
No comments:
Post a Comment