Social Icons

Pages

Mar 26, 2015

Foto fotO dari ciwidey, kawah putih







Ini adalah beberapa foto yang saya ambil waktu di kawah putih, bisa kita lihat bagusnya dan ramenya kawasan itu. (Abaikan wajah wajah narsis kami ;p) 


Mar 24, 2015

Short Trip To Bandung day 1, Kawah Putih Ciwidey

Perjalanan singkat ke Bandung kali ini memang sudah saya rencanakan sejak jauh jauh hari. Saya berangkat tgl 20 Maret menjelang libur hari raya Nyepi menggunakan kereta lodaya malam kelas bisnis dengan tiket seharga 194k. Kereta berangkat pukul 20.15 dengan lama perjalanan kurang lebih 8 jam. Selama perjalanan seharusnya bisa dimanfaatkan untuk beristirahat, sayangnya saya nggak bisa tidur dengan maksimal karena ada penumpang lain yang berisiknya minta ampun. Saya tiba di stasiun Bandung sekitar pukul 04.30, stasiun masih sepi dan jalanan pun lengang. Selama di Bandung saya menggunakan jasa rental motor yang infonya saya dapat dari internet, ini webnya www.savarentalmotor.com ,, gampang sih sewanya tinggal kontak by phone, tentuin tanggal sewa, motor siap diantar sesuai lokasi yang kita mau. Syarat sewanya juga nggak ribet, cukup nunjukin minimal 3 ID aja, ID nya juga gak mereka bawa, cuma difoto lalu kita tanda tangan kesepakatan sewa bayar biaya sewa sesuai tarif lalu udah deh kita langsung bisa pergo. Pilihan motornya juga macem macem, waktu kemarin saya sewa scoopy dengan tarif sewa 80k perhari, untuk itungan rental motor Agak mahal sih kalau dibandingin sama Jogja karena di Jogja sekitaran 50k udah dapet sewa motor. But its oke lah, udah nggak perlu ribet lagi cari transportasi buat keliling Bandung.
Hari pertama di Bandung saya putuskan untuk pergi ke kawah putih daerah ciwidey. Saya berangkat dengan teman saya, total ada 3 orang. Kami berangkat dari daerah jl. Ahmad yani Bandung, lama perjalanan sampai Kawah Putih cukup lumayan, 3 jam itu karena jalanan Bandung maceettt. Tapi 3 jam pegelnya naek motor kebayar lah dengan keindahan kawah putih. Biaya tiket masuk di sana sekitar 36K itu udah gratis naek angkot rock n roll buat ngebawa kita ke lokasi kawah putih. Kalau naik mobil mungkin harga tiket masuknya bakalan beda, karena nggak perlu bayar angkutannya. Jarak dari lokasi parkir sampai kawah putih lumayan jauh, kalau dari tulisannya sih 5km, dan udaranya langsung berasa nyersssss, dingiiinnnn banget. Oiya kalau mau ke kawah putih saran saya sih bawa masker sendiri, soalnya kalau beli di sana mahal, 1masker yang kalu beli eceran aja seribu dapet di sana dijualnya 5k. Jangan coba coba pakai hotpant atau baju u can see, ya kecuali dasarnya udah tahan dingin sih.
Setelah naek angkot rock n roll selama kurang lebih 10 menit sampailah kita ke area kawah putih, perlu jalan beberapa ratus meter untuk sampai ke sana dan pemandangannya baaaguuusss bangeeetttt. Langsung deh kita foto foto di sana. Bau belerang menyengat tajam, saya dan teman teman menghabiskan waktu lebih dari 1 jam untuk berfoto foto hingga kemudian ada pemberithuan dari petugas kalau durasi maksimal untuk kunjungan di area itu adalah 15 menit untuk alasan kesehatan, dan kita yang udah 1 jam lebih langsung ngerasa yaelah kenapa baru diumumin sekarang broooo,, pantesan aja ni tenggorokan udah berasa serak dan perih kelamaan ngisep belerang. Singkat cerita setelah mendengar pengumuman itu saya dan teman teman langsung bergegas keluar dari area kawah yang indah banget itu. Karena hari libur nasional kawasan wisata ini rame banget, bahkan buat nyari spot foto aja susah mesti rebutan. Kita udah dapet spot bagus, tinggal jepret ehh nggak taunya ada orang yang nggak tau tata kerama maen nyelonong aja pose mau foto di depan kita, tanpa kata permisi -_-*
Puas hahahihi di Kawah Putih kami kembali ke kota Bandung, sebenarnya sih pengen mampir ke Situ patenggang tapi karena hujan ya batal deh. Perjalanan dari kawah putih menuju kota Bandung ternyata membutuhkan perjuangan keras, karena tiba-tiba hujan deres dan jalanannya maceett parah. Bayangin aja, naek motor, jalannya kecil dan penuh mobil sana sini, turunan tajem dan ada sebagian jalan yang becek, beuh kalo boleh nyerah udah deh milih nyerah aja waktu itu. Tapi niatan piknik nggak terhenti sampai di situ sih, jadi ya 3 jam menuruni pegunungan yang macet terlampaui juga dengan hasil akhir lengan pegel sama pantat berasa ilang.
Sampai kota kami kelaparan, dan membeli makan di resto makanan sunda yang namanya Nasi Bancakan Bandung, tempat makannya asik sih, model prasmanan dan pilihan makanannya banyak. Satu menu yang menarik adalah tutut, semacam keong gitu, rasanya unik,cara makannya juga unik, disediain tusuk gigi sama disedot gitu cangkangnya, tapi karena masih amatir baik tusuk gigi ataupun sedot sedot hasilnya tetep zonk alias nggak bisa ngeluarin tutut dari cangkangnya. Makan di Nasi Bancakan terhitung murah, kami makan bertiga dengan porsi mbak mbak kuli cuma bayar 101k. Selesai makan hari masih sore, sekitar jam 19.00 jadi kamu putuskan untuk jalan lagi ke Gedung Sate, di deket sana ada yang jualan jajanan macem macem ada cilog cireng martabak kue cubit dan maasih banyak lagi, lalu jajanan yang kita beli adalah cireng karena katanya cireng asli Bandung enak dan menurut saya rasanya sih sama aja dengan cireng yang lain :D
Puas foto foto di gedung sate dan makan cireng kami pun menutup piknik hari pertama di Bandung dengan karaoke di Nav, lalu pulang dengan kelelahan teramat sangat akan tetapi bahagia.


Mar 2, 2015

Jangan paksa aku

Aku mengerti jika kamu bilang cinta. Aku mengerti jika kamu bilang akan berusaha. Tapi aku tidak bisa mengerti jika kamu memintaku untuk menerima itu semua. Memaksaku untuk kembali bersamamu. Memaksaku untuk selalu mengingatmu. Memaksaku untuk mengerti kamu. Memaksaku untuk memperhatikanmu. Memaksaku untuk menerima perhatianmu yang kamu bilang bisa membuatku bahagia. 
Pernahkah kamu berpikir sejenak, ketika kamu melakukan hal yang seharusnya menyenangkan tetapi bersama orang yang tak kamu ingini, apakah kamu masih akan merasa senang??atau ketika kamu tak ingin membagi ceritamu denganku dan aku memaksamu untuk bercerita,, apakah itu akan meringankan bebanmu??
Aku tau niatanmu baik, untuk membuatku bahagia, untuk meringankan bebanku, tapi tolong, jangan membuat ku melakukan itu semua dengan terpaksa.

Feb 16, 2015

Aku Masih di Sini

Perasaanku padamu masih sama, setelah sekian lama berlalu kupikir semua telah menghilang tapi ternyata aku salah. Semua masih tersimpan rapi pada tempatnya. Kamu yang sering menghilang sering tiba tiba juga datang. Inginku mengabaikanmu, marah padamu, tapi nyatanya ketika kamu datang semua keinginan itu sirna. Banyak yang bilang aku bodoh, menyedihkan karena hanya kau jadikan persinggahan, tapi entah mengapa aku juga tak memperdulikan itu semua.
Kamu sibuk dengan duniamu atau mungkin sibuk dengan yang lain, tapi seandainya kamu ingin tau aku masih di sini, tak bergeming kemana mana. Ketika kau merasa lelah dan ingin kembali pulang aku masih di sini sampai waktu yang aku pun tak bisa mengerti habisnya kapan. Aku di sini tanpa suara, menunggu dalam ketidakjelasan tanpa mau berbuat apa-apa, mungkin bodoh tapi tak mengapa. Harga diriku bilang padaku untuk begitu saja, dan yaa aku melakukannya seperti itu.
Saat ini aku melihat dirimu yang sepertinya menyimpan luka, entah itu apa karena ketika kau bersamaku kau tenggelam dalam diam. Kalau kamu ingin berbagi sesuatu aku di sini, ketika kamu lelah dan ingin berhenti sejenak aku ada di sini untuk menemanimu, di sampingmu. Yang kau perlukan hanya datang padaku :)

Jan 21, 2015

Maaf untukmu

Maaf.,itu adalah satu satunya hal yang harus aku lakukan untukmu. Kau bilang padaku bahwa aku adalah seseorang yang mampu membuatmu jatuh cinta. Menurutmu ada sesuatu berbeda dalam diriku yang tak kau temui dari orang-orang sebelumnya. Aku membuatmu merubah pandanganmu tentang hidup ini.  Katamu aku membuatmu kembali bersemangat untuk kembali menata hidupmu dan beranjak dari keterpurukanmu. Pada akhirnya Kau menitipkan asa dan rasa padaku, bahkan mungkin lebih karena kau memberikan hatimu untukku sambil berharap bahwa aku juga akan melakukan hal yang sama. Mulutku berkata ya, aku akan berusaha dan Aku memang  berusaha untuk menerima dan membalas segala apa yang kuterima. Berbisik pada hatiku sendiri untuk perlahan membuka hati dan mempercayakannya padamu. 
Aku sudah berusaha, dan ternyata aku tak bisa., hati kecilku meronta dan berteriak bahwa bukan seperti ini yang aku inginkan. Bukan yang seperti ini. Berkali kali pikiran ini memaksa hati untuk menumbuhkan rasa cinta tapi entah kenapa itu terasa sulit sekali dan menyiksa. Segala perhatianmu dan apa yang kau berikan untukku terasa seperti hutang yang aku tak tahu bagaimana harus membayarnya,, membuat hatiku terbeban karena aku sadar aku tidak bisa memberikan hal yang sama. Aku tersenyum dan tertawa tapi jauh di dasar hati aku takut dan merasa bersalah padamu karena aku tak bisa berbuat apa-apa dengan hatiku sementara kamu semakin yakin dengan harapan harapanmu padaku, pada kita. 
Aku tidak ingin memberikan kebahagiaan semu padamu, dan aku juga mulai tidak tahan memendam tekanan batin ini dan pada akhirnya aku memutuskan untuk mengakhiri semua. Keputusan yang sepertinya memporak porandakan hidupmu. Aku mengerti jika kamu tidak bisa menerima keputusanku dengan mudah. Aku mengerti jika kamu merasa tidak adil dengan keputusan yang aku ambil. Aku mengerti jika kamu menjadi marah. Aku mengerti jika kamu menjadi benci ketika menuntut penjelasan padaku dan aku tak bisa menjelaskan apapun padamu. Aku mengerti jika kamu menganggapku ini jahat dan keterlaluan. Aku mengerti jika kamu bilang bahwa aku menyakitimu lebih  dari yang sebelumnya. Aku mengerti itu semua, dan aku terima karena aku rasa aku yang salah. Tapi aku juga bingung bagaimana menjelaskannya padamu. Kata-kata seperti apa yang harus aku ucapkan, penjelasan seperti apa yang harus aku sampaikan. Jika salah seorang temanku berkata "mungkin kamu hanya tidak suka" tapi aku tak bisa mengucap seperti itu dan pada akhirnya Maaf,, hanya itu yang bisa kusampaikan,, maaf, maaf dan maaf. Jika kamu bisa coba melihat dari sudut pandangku, kuharap kamu bisa menerima maafku.

Jan 8, 2015

Untukmu,,seseorang dari masa lalu

Segala ingatan akan kenangan masa lalu masih tergambar jelas di kepala, membelenggu langkah kaki untuk melangkah bersama yang lain. Harapan-harapanku sendiri seandainya bersama denganmu,keinginan untuk memiliki, keinginan tuk selalu bersama dan berbagi masih tersimpan rapi di sini. Ingatan akan kebersamaan singkat itu sangat berarti bagiku namun sepertinya biasa saja bagimu.., pelukanmu, belaianmu,kecupanmu, wangi tubuhmu, tingkah laku menyebalkanmu, kekanak kanakanmu,, yaa semua itu masih tergambar dengan jelas dalam ingatanku,dan sampai detik ini aku masih merindukanmu..,ahhh sungguh terkadang ingatan akan mu sungguh menyiksa, menyakitkan.., terasa begitu karena kamu sepertinya tak merasakan apa yang aku rasakan, karena rinduku untukmu sepertinya tak sampai padamu, sepertinya kamu tak mengingatku. atau mungkin kamu begitu karena memang tak ada aku sedikitpun di sudut hatimu? yang lebih membutku sakit adalah kau menutup rapat ini semua dari siapapun.., seolah aku adalah sesuatu yang memalukan, sesuatu yang tak pantas untuk ditunjukkan dan sedangkan aku memberikan seluruh rasa yang ada untukmu. 
Sikapmu yang tak jelas membuatku bertanya tanya "apa artiku di kehidupanmu?" atau sebenarnya aku hanya pilihan ketika kamu bosan?seperti itukah???kita ada apa apa dan sikapmu yang seolah tak ada apa apa membuatku merasakan sakit, merasa tak berharga.
 kini kamu menghilang, tanpa ada kejelasan apapun. Ini semua membuatku merasa bodoh karena aku masih saja selalu mengingatmu, mengharapkanmu dan sulit membuka hati untuk yang baru.aku bukan bermaksud untuk berkubang di masa lalu,, sungguh bukan begitu.., hanya saja rasanya masih tidak mampu untuk beranjak dari masa lalu yang berisikan kamu., atau sebenarnya ini semua hanya kekerasan hati yang membuatku tidak mau untuk melangkah lagi.??aku takut jika melangkah pergi kau datang kembali karena di sudut hatiku masih ada setitik kecil harapan mungkin kau akan kembali suatu saat nanti,, yaa suatu saat nanti yang aku tak tau kapan itu akan terjadi...

Jan 7, 2015

Quote About love

The right man for you will move mountains to be with you, he won't hide behind it #noted

~Mandy Hale~


indeed :)