Social Icons

Pages

Mar 11, 2013

i have to believe in my self, right?


 
Ketika menghadapi sesuatu yang sekiranya sulit atau belum pernah dilakukan sebelumnya kadang tanpa sadar akan keluar celetukan seperti ini: “apa mungkin bisa”; “sepertinya ini mustahil deh”; “gue cuman begini doang, apa sanggup nyelesein kerjaan itu??”
atau ketika berhadapan dengan orang  lain yang memiliki kesan superior atau terlihat lebih hebat kadang ketika akan berargumentasi atau berpendapat akan ada pemikiran: “apa mungkin aku benar??”; “dia lebih pintar dariku, jadi mungkin apa yang aku sampaikan kurang penting”; “mereka hebat, mungkinkah aku bisa mengikuti ritme mereka”.


atau mungkin ketika diharuskan ngomong sesuatu atau ngelakuin sesuatu, karena takut, maka akan keluar kalimat “kamu aja deh yang ngomong, aku gak bisa, aku takut”
Sadar atau tidak pernyataan pernyataan itu terkadang sering terlepas dari mulut, kalau dalam istilah jawanya “keprucut”. Kata “takut” atau “nggak bisa” sering menjadi senjata utama yang dikeluarkan ketika menganggap diri tak mampu dan sebenarnya mencerminkan bahwa itu adalah wujud dari  meragukan diri sendiri.
Padahal kalau direfleksikan lagi, dan coba ditimbang timbang lagi, dari sekian banyak kata tidak bisa dan takut yang keluar pada akhirnya kerjaan itu bisa dilakukan,
Kalau masalah ada berapa banyak sih yang gagal? Atau ada berapa banyak sih yang ujung ujungnya bisa??kalau dibandingkan sepertinya akan lebih besar yang bisa terlampaui dari yang gagal.,
Katanya kita mampu melakukan apapun kalau kita mau, bahkan sesuatu yang tadinya kita anggap tak mampu melakukan pada akhirnya bisa kita lalui kalau kita yakin bisa dan mau berusaha, terlepas dari hasilnya. Bagus atau buruk itu masalah belakangan, yang terpenting adalah sudah melalui prosesnya dan ketika yakin kalau saya bisa ya memang bisa.
Memang ada sesuatu yang saya sungguh sungguh tidak mampu untuk melakukan, tapi itu bukanlah menjadi alasan tak masuk akal untuk tidak mencobanya. Kata orang bijak kan berani mencoba dan gagal itu lebih baik daripada terpuruk dalam ketakutan ketakutan diri yang mengungkung kita untuk bergerak dan mencegah kita untuk berkembang. Takut itu wajar dan perlu supaya kita berhati hati, tapi jangan sampai ras atakut itu membelenggu langkah kita,, jangan sampai takut itu meghilangkan kesempatan yang ada di depan mata.,tul gak??
Kata orang lagi ni, ketika sudah mempercayai diri sendiri, maka orang lain pun akan mempercayai kita. Itu masuk akal, coba aja bayangin, ketika ngadepin seseorang yang keliatan ragu sama dirinya sendiri apa kita bakal percaya sama orang itu? kemungkinan besar jawaban dari pertanyaan itu adalah "enggak" kan? nah pertanyaan itu kalo dibalik ke diri sendiri juga berlaku. masalah bisa atau enggak, yang penting usahanya lah. Tapi ya jangan sampai over confidence, tetep harus ngaca sama kemampuan diri, jangan sampe dicap orang tak tau diri.., oke oke??fighting!!!


No comments:

Post a Comment