Social Icons

Pages

Aug 22, 2013

Forgive n Forget

ketika hati tersakiti atau disakiti sampai rasanya setengah mati ada kalanya akan menumbuhkan dendam dan benci.


Benci terhadap perlakuan mereka, benci terhadap kehadiran mereka. Benci terhadap ketegaan mereka yang sampai hati membuat orang lain sesakit ini. Benci terhadap sikap mereka yang biasa saja seolah tak terjadi apa apa. Benci dengan mereka yang sepertinya tak menyadari bahwa apa yang mereka lakukan sudah membuat orang lain terluka. Bahkan melihat kehadiran mereka dari jauh pun seolah sanggup membuat dunia ini kiamat.


Lalu lama kelamaan akan muncul keinginan untuk membalas, keinginan untuk mendapat kesempatan menyakiti sesakit atau bahkan lebih sakit dari sebelumnya. sesuatu mengerikan yang bernama balas dendam. Dan jika kesempatan pembalasan dendam itu nyata ada lalu apa??dan setelah bisa membalas sakit itu lalu apa? dan setelah orang lain terluka lalu apa? senang kah? puas kah? luka dan sakitmu menjadi sembuh kah? Kenyataan akan berubah menjadi lebih baik kah?dirimu merasakan damai kah? jika jawaban dari semua pertanyaan itu adalah "ya" yang sesungguhnya, tanpa penyesalan maka balaskanlah dendam mu, jika sebagian besar adalah "tidak" maka satu satunya cara adalah terima lah kenyataan itu dengan ikhlas. Belajarlah ikhlas, menerima segala yang terjadi dengan lapang dada dan berbesar hati bahwa memang seperti itu jalan yang harus dilalui rasa yang harus dialami, menerima semua sakitnya sebagai kehendak Tuhan dan berteguh dalam hati bahwa semua sakit dan derita semata mata adalah cara Tuhan mendidik kita menjadi orang yang lebih kuat.


Lalu bagaimana dengan melupakan rasa benci terhadap orang yang menyebabkan sakit dan melupakan kesalahannya?suatu omong kosong bagi saya ketika ada orang yang bilang "saya bisa melupakan kesalahanmu" itu dusta,, menurut saya tak pernah ada orang yang mampu melupakan kesalahan orang lain kecuali dia hilang ingatan. bagi saya yang ada adalah kita sudah bisa menerima kenyataan dan keadaan bahwa semua sudah terjadi, sudah berlalu dan mengungkit itu semua tak akan pernah membawa kebaikan. Kita sudah bisa berdamai dengan perasaan dan ego sendiri bahwa itulah kenyataan hidup, tak perlu penyangkalan dan pembelaan diri lagi. Kesadaran bahwa menyimpan kebencian dan dendam terhadap orang lain hanya akan menyiksa batin sendiri. Kesadaran bahwa setiap orang bahkan diri kita sendiri pun bisa melakukan kesalahan dan menyakiti orang lain.


Lalu apakah memaafkan itu berarti melupakan kesalahan?bagi saya juga tidak. Bagi saya memaafkan adalah menerima kenyataan yang ada, mengikhlaskan rasa sakit yang orang lain perbuat pada kita dan kemudian memperingati diri untuk tidak menyimpan prasangka buruk terhadap orang yang pernah menyakiti kita. Berdamai dengan ego dan berdamai dengan keadaan :-)

No comments:

Post a Comment