kamu datang seolah membawa tawa dan seonggok bahagia, menumbuhkan rasa dan ketika nyata ada,, kamu pergi,,hilang,,entah pura pura lupa atau memang lupa,,
yang ada kini pengabaian yang semakin nyata,, ke tak acuhan yang menjadi fakta tapi masih saja aku bergeming seolah itu fana lalu jika bukan dungu apa itu namanya
hatiku lelah pikiranku bilang sudah tapi mau bagaimana jika hati seolah tak acuh dengan lelah
sakit sekalipun di dalam hati masih tersimpan sebersit asa semua akan menjadi bahagia,, hingga pada akhirnya diam diam dalam rindu yang kian mencekat aku tetap menimang asa disaat seharusnya melangkah jauh menghadapi nyata
No comments:
Post a Comment